Jenama kecantikan tempatan yang semakin mendapat tempat, Rissa Skin, telah menganjurkan sebuah majlis rumah terbuka eksklusif sempena pelancaran produk terbaharunya, Rissa Night Silk Cream, bersama duta jenama, Amira Othman. Bertempat di Concorde Hotel Shah Alam, acara tersebut menghimpunkan wakil media, pempengaruh digital, rakan strategik serta pelanggan setia dalam suasana elegan dan santai, meraikan konsep kecantikan dan penjagaan diri secara menyeluruh.
Sorotan utama majlis ini adalah pengenalan Rissa Night Silk Cream, produk penjagaan kulit serba guna yang diformulasikan untuk membantu mencerahkan kulit, memberikan kelembapan intensif, memperbaiki tekstur serta meningkatkan keanjalan kulit. Selain itu, produk ini turut membantu mengurangkan kesan regangan dan sesuai digunakan pada seluruh badan, menjadikannya pilihan praktikal untuk gaya hidup moden. Ia juga sesuai untuk lelaki dan wanita, serta selamat digunakan bagi penjagaan kulit harian.
Kerjasama antara Rissa Skin dan Amira Othman yang terjalin sejak awal 2025 terus diperkukuh melalui pelancaran ini. Sepanjang tempoh tersebut, kolaborasi ini berjaya mencipta impak positif menerusi pelbagai kempen digital dan program komuniti yang mendapat sambutan hangat. Menurut Amira, penjagaan kulit bukan sekadar aspek luaran, tetapi turut berkait rapat dengan keyakinan diri. Beliau meluahkan rasa syukur dapat menjadi sebahagian daripada perjalanan jenama yang berkongsi nilai yang selari dengan dirinya.
Majlis ini turut diserikan dengan pelbagai pengisian menarik termasuk perkongsian perjalanan jenama serta persembahan eksklusif daripada Ameng Spring dan Bella Astillah, yang menambah kemeriahan suasana. Pengasas Rissa Skin, Maam Nurul, menegaskan bahawa kepercayaan pelanggan merupakan tunjang utama dalam membina jenama. Menurut beliau, Rissa Skin bukan sekadar menawarkan produk, tetapi membawa nilai hubungan jangka panjang bersama pelanggan dan komuniti.
Dengan prestasi jualan yang memberangsangkan serta sokongan berterusan daripada pengguna, Rissa Skin kini semakin kukuh sebagai jenama kecantikan tempatan yang berpotensi untuk berkembang ke peringkat serantau. Pelancaran ini menjadi langkah penting dalam memperluaskan pengaruh jenama dengan sokongan duta yang mencerminkan identiti serta aspirasi syarikat.
Malaysia takes centre stage as the first country in the world to welcome the all-new HONOR 600 Series, marking a major milestone for the brand’s latest innovation. Designed to deliver premium performance at a more accessible level, the series introduces both Pro and standard models packed with cutting-edge features.
Blending advanced AI capabilities with top-tier hardware, the HONOR 600 Series elevates the smartphone experience with a powerful camera system, enhanced AI Image to Video 2.0 technology, and an impressive 7,000mAh battery built for all-day endurance. Powered by Snapdragon flagship processors and complemented by a high-quality display and robust durability, the series offers a true flagship experience starting from just RM2,599.
Consumers can now secure their devices through pre-orders running until 29 April 2026, with attractive rewards including an RM200 rebate and exclusive free gifts worth up to RM1,935. Depending on the model, buyers can enjoy bonuses such as a Fujifilm Instax Mini LiPlay+ or the HONOR CHOICE Watch 2 Epic, along with extended warranty coverage and protection plans.
The HONOR 600 Series stands out with its exceptional photography capabilities, featuring a powerful 200MP main camera and advanced zoom technology, delivering stunning clarity even in challenging conditions. Creativity is further enhanced through AI Image to Video 2.0, allowing users to transform still images into short, dynamic videos with just a few taps—no additional apps required.
Performance is equally impressive, with the Pro variant powered by the Snapdragon 8 Elite chipset, offering smooth multitasking and high-speed responsiveness. Meanwhile, both models boast a vibrant display with ultra-high brightness and eye-comfort technology, ensuring clear visuals even under direct sunlight.
Built to last, the devices come equipped with a massive battery and fast charging capabilities, along with industry-leading durability ratings that provide protection against water, dust, and everyday wear and tear.
Available in stylish colour options including Orange, Golden White and Black, the HONOR 600 Series will officially hit stores nationwide starting 30 April 2026, further reinforcing HONOR’s commitment to delivering innovation that is both powerful and accessible.
NAFAZ, Malaysia’s newest high-end wedding and experiential brand, makes its debut with a bold vision: to redefine how celebrations, experiences, and storytelling are crafted, which are designed not for the masses, but for those who refuse to settle for ordinary.
Positioned at the intersection of artistry, exclusivity, and elite access, NAFAZ introduces a multi-faceted luxury ecosystem:
NAFAZ Majlis — Large-scale, iconic weddings curated with precision and prestige
NAFAZ Experience — Private, bespoke journeys, including international and spiritual adventures
NAFAZ Studio — Premium visual and cinematic production
NAFAZ Creative — High-end branding and storytelling
NAFAZ Sirah — Heritage-driven and meaningful Islamic experiences
Central to NAFAZ’s launch are exclusive wedding experiences at Kuala Lumpur’s most iconic landmarks, granting private access to prestigious venues rarely opened for celebrations. “NAFAZ was created for those who do not settle for average. We are not simply producing events, we craft moments that define legacy,” said Aishah Radhiah Adanan, Founder of NAFAZ.
Setting itself apart from traditional event companies, NAFAZ operates as a luxury curator, blending design, storytelling, and privileged access to deliver experiences that are both visually iconic and deeply personal. The launch has already drawn attention for its daring positioning and its ambition to elevate Malaysia’s wedding and lifestyle scene to the global luxury stage. With a focus on exclusivity, limited availability, and high-touch personalization, NAFAZ aims to establish itself as the definitive name in luxury celebrations across Southeast Asia.
Dua teman lama, Calvin Jeremy dan Rio Febrian, akhirnya kembali terkoneksi dan meluncurkan lagu baru berjudul “Kita Sama-sama”. Lagu ini lahir dari kolaborasi dua musisi yang telah berteman sejak lama dan menjadi bagian dari perjalanan Calvin Jeremy dalam menemukan kembali hubungannya dengan teman-teman lama.
Calvin Jeremy dan Rio Febrian telah menjalin persahabatan sejak awal karier musik mereka, berbagi pengalaman, kesuksesan, dan tantangan. Kini, mereka kembali berkolaborasi dengan lagu yang sarat memori dan mencerminkan perubahan yang mereka alami sebelum kembali terhubung pada tahun 2026. “Kita Sama-sama” bercerita tentang perjalanan hidup yang penuh perubahan dan kenangan, serta bagaimana persahabatan dapat membantu melewati semua itu. Lagu ini menjadi pengingat bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian, selalu ada teman yang siap mendukung. Calvin Jeremy menjelaskan, “Kadang yang paling berat bukan jalannya, tapi berani melihat kenyataan. Tapi ya, hidup nggak berhenti di situ. Jalan terus aja.”
Melalui lagu ini, Calvin Jeremy mengekspresikan misinya untuk kembali membangun pertemanan lama dan terhubung kembali dengan teman-temannya. Bersama Rio Febrian, ia mengenang momen pertama kali mereka bertemu, lamanya mereka saling mengenal, dan usaha mereka menciptakan kembali memori indah dari masa lalu. Rio Febrian menambahkan, “Ini tentang proses hidup masing-masing orang. Di setiap fase kehidupan pasti ada ketakutan-ketakutan yang berbeda, tapi itu manusiawi. Pada akhirnya, cara melewati itu berbeda-beda, tidak selalu berhasil, tapi harus dilewati.”
“Kita Sama-sama” juga menandai langkah musik terbaru Calvin Jeremy setelah sebelumnya merilis “Lagu Orang Dewasa” pada 2025. Single ini menjadi kejutan sekaligus awal baru dalam perjalanan musikalnya bersama Rio Febrian. Lagu “Kita Sama-sama” kini sudah tersedia di semua platform musik digital mulai 28 Januari 2026. Dengarkan dan bagikan lagu ini dengan teman-temanmu untuk merayakan persahabatan dan kenangan bersama.
PICO today officially unveiled its next-generation operating system, PICO OS 6, and offered an early preview of its upcoming flagship XR hardware, internally codenamed Project Swan. PICO OS 6 represents more than just an incremental update; it is a complete reconstruction of the spatial operating system. By redesigning its architecture from the ground up, it addresses persistent challenges in XR experiences, enabling seamless coexistence of 2D apps, 3D content, virtual environments, and physical reality. To complement the software, PICO plans to launch a new headset that combines upgraded hardware with this enhanced operating system, delivering a more integrated spatial computing experience.
At the core of PICO OS 6 is the PICO Spatial Engine, a unified rendering architecture that fundamentally changes how graphics are processed. Unlike previous approaches where rendering was isolated at the app level, the Spatial Engine moves the pipeline to the OS level. This allows 2D apps, 3D objects, virtual environments, and physical reality to render simultaneously with high responsiveness, ensuring multiple 3D apps and 2D windows operate harmoniously and enabling virtual elements to blend naturally into the real world.
Building on this foundation, PICO OS 6 introduces spatial multitasking, allowing users to collaborate on complex 3D models with colleagues represented as avatars while keeping browsers, notes, and other productivity tools active in floating windows above physical surfaces. The system adapts to multiple input methods, from gaze and pinch gestures to XR controllers for gaming, or even traditional keyboard and mouse setups for professional workflows. For the 2,600+ enterprise institutions PICO serves, this provides a stable, responsive digital workspace for professional spatial collaboration.
Openness is a key principle of PICO OS 6. The operating system supports a wide variety of app ecosystems, including Spatial apps, OpenXR, WebXR, Android apps, Web apps, and PC VR streaming, treating all platforms as equal contributors. By lowering barriers for developers, PICO unites disparate ecosystems into a seamless user experience, fostering an inclusive environment for spatial computing.
To empower developers, PICO has introduced a comprehensive suite of tools. The PICO Spatial SDK (Kotlin) and UI system simplify design with component-based APIs and unified runtime adaptation. The PICO Spatial Plugin for Android Studio and the new desktop-based PICO Emulator enable rapid development, coding, and testing without requiring a headset. Additionally, the open-source WebSpatial framework allows developers to use standard web technologies like HTML, CSS, and React to create install-free, cross-platform spatial apps that run across PICO OS, VisionOS, and AndroidXR. PICO OS 6 also deepens support for Unity and Unreal Engine, enabling mixed reality games to run alongside 2D and 3D apps, unlocking multitasking that allows gaming while simultaneously video chatting or browsing. All tools are available at developer.picoxr.com.
While PICO OS 6 lays the software foundation, Project Swan represents the next step in hardware innovation. Project Swan introduces a new generation of MicroOLED displays with nearly 4000 PPI, offering a center sweet spot exceeding 45 pixels per degree for crisp text and professional workflows. The headset features a dual-chip design that manages complex mixed reality pipelines, including a custom XR chip that fuses data from multiple sensors to create realistic representations of physical spaces with just 12 milliseconds of latency. The flagship SoC doubles CPU and GPU performance compared to the XR2 Gen 2. Project Swan is scheduled for a global launch in late 2026.
PICO has also launched the “PICO Global Early Access Program,” inviting experienced users to participate in a closed beta test for Project Swan and PICO OS 6. By gathering feedback from high-end device users, PICO aims to ensure seamless integration between the new OS and hardware. Interested participants can apply at picoxr.com.
Founded in 2015, PICO is a leading innovator in all-in-one VR and MR technology, committed to connecting people, enriching lives, and unlocking possibilities. The company continues to build an integrated XR platform that empowers creators, developers, and businesses while inspiring global communities. For more information, visit PICO’s official website.
vivo mencuri tumpuan di Boao Forum for Asia Annual Conference 2026 yang secara rasmi bermula pada 24 Mac 2026 di Boao Wilayah Hainan. Dalam acara berprestij ini vivo menampilkan Blue Technology Matrix serta pencapaian teknologi terbaharu merangkumi 6G Mixed Reality MR teknologi pengimejan dan perisian pintar. Penyertaan ini sekali gus mengukuhkan kedudukan vivo sebagai ahli Lembaga Pengarah BFA dan rakan strategik forum tersebut untuk tahun kelima berturut-turut.
Bagi vivo Malaysia detik global ini hadir dengan makna tersendiri selepas pelancaran berjaya vivo V70 pada 5 Mac 2026. Peranti ini membawa aspirasi global vivo dalam teknologi pengimejan terus ke tangan pengguna harian di Malaysia menjadikan inovasi bertaraf antarabangsa lebih mudah diakses.
Kemunculan kelima berturut-turut vivo di Boao Forum for Asia turut menonjolkan hala tuju syarikat dalam membina ekosistem pintar melalui gabungan Imaging + AI. Dalam sesi Release Moment Hu Baishan Presiden dan Ketua Pegawai Operasi vivo merangkap Presiden vivo Central Research Institute menyampaikan ucaptama bertajuk Imaging technology enables the connection of all things A Visual Dialogue with Physical Reality.
Dalam ucapannya beliau menekankan bahawa telefon pintar akan kekal sebagai medium utama interaksi manusia dengan teknologi dalam dekad akan datang. Lebih daripada sekadar alat komunikasi telefon pintar akan berkembang menjadi pusat deria dan rakan digital peribadi yang menghubungkan AI dengan pengalaman dunia sebenar. Seiring evolusi AI teknologi ini dijangka beralih daripada omniscience dalam dimensi digital kepada omnipotence dalam dimensi fizikal dengan pengimejan berfungsi sebagai mata kepada AI.
Selari dengan visi global tersebut vivo V70 yang dilancarkan di Malaysia tampil sebagai manifestasi nyata strategi ini. Peranti ini menggabungkan tujuh keupayaan setaraf flagship dalam satu peranti midrange termasuk kamera telefoto ZEISS 50MP dengan sensor Sony IMX882 serta zum sehingga 20x. Ia turut dilengkapi mod fotografi pintar seperti Stage Mode dan Magic Weather pengimbasan cap jari ultrasonik 3D 2.0 serta sistem operasi OriginOS 6 yang dipadankan dengan memori LPDDR5X dan storan UFS 4.1.
Melangkah ke hadapan vivo memperkenalkan konsep peralihan daripada telefon pintar kepada Agent Phones iaitu peranti yang berfungsi sebagai rakan digital lengkap dengan keupayaan persepsi kognitif dan tindakan. Pendekatan ini selari dengan usaha vivo untuk membangunkan ekosistem teknologi berasaskan pelbagai senario penggunaan yang mampu memahami keperluan pengguna dalam kehidupan seharian.
Sebagai sebahagian daripada strategi ini vivo memberi fokus kepada teknologi pengimejan sebagai asas utama merentasi tiga kategori produk teras iaitu telefon pintar peranti headset dan robotik. Pendekatan modular ini membolehkan integrasi Imaging + AI diperluaskan ke pelbagai aspek kehidupan pengguna.
Pada hari pembukaan forum Hu Baishan turut menyampaikan vivo X300 Ultra kepada Zhang Jun Setiausaha Agung Boao Forum for Asia sebagai telefon pintar rasmi forum tersebut. Peranti flagship ini mencerminkan kekuatan inovasi dan visi global dalam bidang fotografi mudah alih serta pembuatan pintar dari China.
Selain itu vivo turut berkongsi pandangan dalam dua sub-forum utama. Zhang Fei akan menyertai sesi AI+ Empowering Industrial Upgrading through Digital and Intelligent Technology manakala Shao Hao akan membentangkan perkembangan terkini dalam bidang robotik humanoid. Kedua-dua penyertaan ini memperlihatkan komitmen vivo dalam meneroka masa depan teknologi pintar.
Berpegang kepada kepercayaan bahawa teknologi pengimejan mampu menghubungkan segala-galanya vivo terus komited dalam menghasilkan inovasi berteraskan pengguna. Syarikat ini juga berusaha bekerjasama dengan rakan global bagi memastikan manfaat teknologi dapat dinikmati oleh semua termasuk pengguna di Malaysia.
iQOO Malaysia today officially launches the iQOO 15, introducing its global flagship to Malaysian gamers following its international debut in Shenzhen in October 2025. Designed for users who demand extreme speed, ultra-responsive gameplay and console-level immersion on mobile, the iQOO 15 pushes the boundaries of what a gaming smartphone can deliver. Powered by the Snapdragon® 8 Elite Gen 5 and the new Supercomputing Chip Q3, the device delivers next-generation performance, PC-grade graphics and innovative tools to ensure players stay ahead when streaming, battling online or creating content.
The iQOO 15 is engineered for competitive gamers who seek speed, precision and flawless performance. Equipped with the Snapdragon® 8 Elite Gen 5 and the third-generation Qualcomm Oryon CPU, it offers a 32% improvement in CPU responsiveness and a 23% boost in GPU performance while maintaining excellent energy efficiency. Paired with UFS 4.1 storage and LPDDR5X Ultra Pro memory, games and apps load at blazing speeds of up to 10.7Gbps, ensuring users always stay one step ahead. The Supercomputing Chip Q3 elevates graphics quality with its proprietary DA Core, RT Core and AI Core, guaranteeing PC-level frame stability and ultra-smooth performance across top gaming titles. Concurrent Super Resolution and Frame Interpolation provide low-latency gameplay, while iQOO Neural Super Sampling (QNSS) enables AI-powered 2K gaming without overloading the system. The device also introduces Android’s first self-developed Ray Tracing, offering cinematic lighting and lifelike shadows for deeply immersive visual experiences.
For serious gameplay, the iQOO 15 features pro-grade tools such as Bypass Charging, Highlight and Livestream Replay and Dual-Device Screen Mirroring for unrestricted streaming and content creation. The Dual-Axis Vibration Motor enhances in-game sensations with richer feedback, while Next-Gen Super Touch Control ensures precise touch accuracy in every gesture. Symmetrical Drum Master Speakers with Gaming HyperSense Audio deliver powerful and spatially accurate sound, and Monster Halo Game Lighting Effects create dramatic visual enhancements that sync with in-game actions.
The iQOO 15 also debuts the Samsung 2K M14 LEAD™ AMOLED Display, co-developed with Samsung to deliver exceptional visual performance. With 2,600 nits global brightness and an impressive 6,000 nits peak local brightness, every game, image and video becomes more vivid and detailed. The industry-exclusive Triple Ambient Light Sensor ensures seamless brightness adjustment across different lighting environments, while its 118% NTSC color gamut coverage provides lifelike, vibrant visuals. The Polarization-Free Natural Light Display minimizes glare and color distortion, supports brightness as low as 1 nit and is complemented by TÜV Rheinland Full Care, Circular Polarization and Flicker-Free certifications to protect users’ eyes during extended use.
As the world’s first device powered by OriginOS 6, the iQOO 15 offers a smoother, smarter and longer-lasting system experience through the Origin Smooth Engine. The system is optimized for up to five years of seamless performance, making daily navigation more fluid and intuitive. Its refreshed interface brings more natural visuals, while multitasking tools like Copy & Go and Drag & Go streamline user workflows. Cross-device connectivity is also enhanced through One-tap Transfer for iPhone and Office Kit for Mac, offering smoother content sharing across ecosystems. OriginOS 6 ensures the system remains responsive under heavy workloads, providing fast app launches, stable gameplay and fluid multitasking for streaming, editing or gaming.
The iQOO 15 has already made its mark in the global esports arena, becoming the Official Gaming Smartphone for the IESF World Esports Championship 2025 ahead of its official market release. At this prestigious event, top Mobile Legends: Bang Bang teams from around the world will compete using the iQOO 15 from 3 to 7 December 2025 at Quill City Mall Convention Centre in Kuala Lumpur. Hosted by the Malaysia Esports Federation (MESF), WEC25 unites 20 nations and 28 teams competing in the MLBB Open and Women’s divisions, highlighting IESF’s commitment to fairness, inclusivity and integrity within the esports ecosystem. Additional WEC titles will roll out in early 2026 to maintain high competition standards and support long-term esports development.
Strengthening its presence in the competitive scene, iQOO Malaysia has also partnered with NOVA’s Honor of Kings Malaysian team as the official gaming partner for the iQOO 15 in a one-year collaboration. The team has achieved major milestones, including winning the Season 3 Invitational and MLK Spring 2025, placing third at EWC and securing second place at the recent KIC. They also represented Malaysia at the 2022 Asian Games, winning a silver medal. As part of NOVA Esports an organization with over 55 million global fans and championship titles across multiple games this partnership reinforces iQOO’s commitment to supporting elite esports talent and performance at the highest level.
The iQOO 15 is now available exclusively online in Malaysia starting at RM3,699, offered in two stylish colors, ZEN and Legend, across Shopee, Lazada and TikTok Shop. The Pre-Order period runs from 9 to 11 December, giving fans early access to iQOO’s latest flagship. Pre-order customers will receive a rewards bundle worth RM1,341, which includes an iQOO 15 Casing, iQOO Buds Air, iQOO Gaming Finger Sleeves, 1+2 Years Extended Warranty, 2 Years Screen Crack Protection and a RM100 Trade-In Voucher. Customers can also enjoy 30% OFF the vivo Watch GT via purchase-with-purchase during this period.
Exclusive promotions will also be available across e-commerce platforms from 9 to 11 December. On Shopee, customers purchasing any iQOO 15 Series device will receive a free Ugreen AirTag or a 10,000mAh powerbank while stocks last. On Lazada, customers who leave a review stand a chance to win a Naruto Edition gaming chair worth RM1,399, in addition to receiving a Groot pillow during pre-orders and a Naruto Edition floorpad during the first sale while stocks last. On TikTok Shop, buyers of the 12+256GB or 16+1TB variants will receive a Fantech headset, while buyers of the 16+512GB variant will receive a Fantech mouse, both while stocks last.
For the latest pricing, promotions and stock availability, customers can follow iQOO Malaysia on Facebook and Instagram or visit the official stores on Shopee, Lazada and TikTok Shop. Don’t miss your chance to own the iQOO 15 and experience world-class gaming performance at your fingertips.
BYD Sime Motors, pengedar rasmi kenderaan BYD di Malaysia, mencatat pencapaian membanggakan apabila berjaya menyerahkan lebih 100 unit model terbaharu BYD SEAL 6 dalam tempoh hanya seminggu selepas pelancarannya. Kejayaan ini mencerminkan kecekapan operasi dan tahap kesiapsiagaan syarikat dalam memenuhi permintaan pelanggan di seluruh negara.
Dalam tempoh seminggu, BYD Sime Motors telah menghantar BYD SEAL 6 yang ditawarkan dalam tiga warna menarik iaitu Arctic White, Harbour Grey, dan Misty Blue ke bilik pameran di seluruh Semenanjung dan Malaysia Timur. Kumpulan pertama pelanggan juga telah mula menerima kenderaan mereka, menandakan kemunculan rasmi sedan elektrik segmen C ini di jalan raya Malaysia. Rakyat kini berpeluang melihat dan memandu uji BYD SEAL 6, merasai pengalaman pemanduan yang lancar, responsif serta menetapkan penanda aras baharu bagi kenderaan elektrik (EV) di pasaran tempatan.
Menurut Adeline Lew, Pengarah Urusan BYD Sime Motors, Malaysia berbangga menjadi pasaran antarabangsa pertama yang menyambut kehadiran BYD SEAL 6. “Ini merupakan pencapaian penting yang mencerminkan komitmen kami dalam memenuhi keperluan pelanggan dengan profesionalisme dan semangat tinggi. Terima kasih kepada pasukan kami yang memastikan proses penghantaran berjalan lancar tanpa sebarang kelewatan,” katanya.
Kehadiran BYD SEAL 6 merupakan langkah penting dalam memperkukuh pembangunan landskap EV di Malaysia. Selaras dengan itu, BYD Sime Motors merancang untuk memperluaskan rangkaian cawangannya daripada 37 kepada 50 lokasi menjelang tahun 2026, bagi meningkatkan kemudahan jualan, servis dan pengecasan kepada rakyat Malaysia.
Model BYD SEAL 6 hadir dengan enam ciri terbaik dalam kelasnya: sistem Dual Ball-joint MacPherson Strut dengan suspensi belakang Multi-Link, pacuan roda belakang (RWD) untuk pengalaman sporty, reka bentuk sedan segmen C terbesar dalam kelasnya, pengagihan berat seimbang dengan jejari pusingan hanya 5.5 meter, 24 ruang penyimpanan pintar dengan kapasiti kargo 525 liter, serta kuasa 160 kW dan tork 330 Nm yang mampu memecut 0–100 km/j dalam 7.5 saat.
Di Malaysia, BYD SEAL 6 ditawarkan dalam dua varian utama Dynamic (RM100,000) dan Premium (RM115,800) dengan pelbagai pilihan warna dan kemasan dalaman moden. Sebagai tawaran pelancaran eksklusif bernilai sehingga RM6,288 untuk 800 pelanggan terawal, pembeli akan menerima pengecas dinding percuma bernilai RM3,288 dan rebat tunai khas, serta akses kepada program pengecasan rumah Sime Platinum 4+ bagi pemilik hartanah bertingkat.
Pakej pembelian turut disertakan dengan penyesuai Vehicle-to-Load (V2L), kabel pengecas Type 2 dengan palam 3-pin, serta jaminan komprehensif termasuk 6 tahun atau 150,000 km untuk kenderaan, 8 tahun atau 160,000 km untuk unit pemanduan, dan 8 tahun atau 160,000 km untuk Blade Battery.
Tempahan BYD SEAL 6 kini dibuka di semua pusat jualan BYD di seluruh negara. Untuk maklumat lanjut, layari https://byd.simemotors.my atau ikuti laman rasmi BYD Sime Motors di Facebook dan Instagram. Sebarang pertanyaan boleh diajukan kepada Khidmat Pelanggan BYD Sime Motors di talian 1300-38-1888.
BYD Sime Motors, pengedar rasmi kereta BYD di Malaysia, hari ini melakar sejarah apabila memperkenalkan BYD SEAL 6 EV buat pertama kalinya di peringkat antarabangsa dengan pelancaran sulung yang diadakan di Malaysia. Pelancaran ini menjadi mercu jaya penting dalam komitmen BYD terhadap pasaran tempatan, sambil menetapkan penanda aras baharu bagi kategori sedan segmen-C di negara ini.
Kehadiran BYD SEAL 6 EV meluaskan lagi portfolio BYD di Malaysia dengan menggabungkan teknologi kenderaan elektrik terkini, keselesaan premium dan reka bentuk moden yang elegan. Melalui model baharu ini, BYD berhasrat menjadikan pengangkutan elektrik dalam segmen sedan lebih menarik, berpatutan dan mudah dimiliki oleh para pemandu Malaysia.
Mengangkat slogan Era Baharu bagi Sedan Segmen-C di Malaysia dengan penekanan pada Kejituan, Keseronokan dan Penjajaran, BYD SEAL 6 EV menampilkan pelbagai kelebihan yang membezakan ia daripada model lain. Ia merupakan model pertama BYD yang menggunakan sistem suspensi canggih serba baharu dengan pacuan roda belakang yang menawarkan keseimbangan dan kawalan mantap, memastikan pengalaman memandu yang lancar serta responsif. Dari sudut keselesaan, ia memberikan kenikmatan pemanduan melalui kabin mewah yang senyap, reka bentuk ergonomik dan keterhubungan pintar yang meningkatkan pengalaman pengguna. Gabungan semua ini menjadikan SEAL 6 EV bukan sahaja praktikal, tetapi juga menyeronokkan untuk dipandu setiap hari.
Jeffrey Gan, Pengarah Urusan Sime Motors Asia Tenggara, berkata pelancaran ini menetapkan penanda aras baharu bagi kenderaan elektrik di Malaysia dengan gabungan reka bentuk menarik, inovasi terkini dan ciri-ciri praktikal untuk kegunaan harian. Menurut beliau, BYD SEAL 6 EV sebagai model ketujuh dalam barisan BYD mampu menawan hati pelanggan dengan pilihan yang lebih luas, disokong oleh rangkaian cawangan Sime Motors yang semakin berkembang serta perkhidmatan selepas jualan yang diyakini.
Eagle Zhao, Pengarah Urusan BYD Malaysia, pula menekankan bahawa model baharu ini direka untuk memperlihatkan keseimbangan antara teknologi canggih, harga berpatutan, jarak pemanduan jauh dan ciri pintar. Katanya, keseimbangan nilai dan inovasi ini diyakini mampu mendorong lebih ramai pelanggan beralih kepada pengangkutan elektrik.
Dari segi teknikal, BYD SEAL 6 EV menawarkan enam kelebihan utama dalam kelasnya. Ia menggunakan sistem topang MacPherson dwisendi bebola dengan suspensi belakang berbilang pautan yang pertama seumpamanya pada model BYD. Pacuan roda belakang memberikan sentuhan premium gaya sukan, manakala saiznya yang terbesar dalam kelas sedan segmen-C menambahkan lagi kelebihan berbanding pesaing. Dengan pengendalian unggul hasil pengagihan berat seimbang serta jejari pusingan kecil 5.5 meter, ia memastikan kelincahan optimum di jalan raya. Tambahan pula, terdapat 24 ruang simpanan pintar dengan kapasiti kargo mencecah 525 liter, menjadikan ia sesuai untuk kegunaan harian. Dari aspek prestasi, SEAL 6 EV hadir dengan kuasa 160 kW, tork 330 Nm dan keupayaan pecutan 0 hingga 100 km/j dalam masa 7.5 saat bersama tiga mod pemanduan.
Di Malaysia, model ini ditawarkan pada harga antara RM100,000 hingga RM115,800 dengan pilihan warna luaran Arctic White, Harbour Grey dan Misty Blue serta pilihan dalaman hitam dan kelabu. Pelanggan terawal turut menikmati pakej pelancaran eksklusif bernilai sehingga RM6,000 yang termasuk pengecas dinding percuma bernilai RM3,288, selain rebat pelancaran dan pakej tambahan bergantung kepada jenis kediaman. Aksesori percuma seperti penyesuai kenderaan kepada bebanan V2L dan kabel pengecas turut disediakan bersama pakej waranti komprehensif yang meliputi waranti kenderaan selama enam tahun atau 150,000 kilometer, waranti unit pacuan lapan tahun atau 160,000 kilometer, serta waranti bateri bilah voltan tinggi lapan tahun atau 160,000 kilometer.
Selain daripada pengenalan model baharu ini, BYD Sime Motors terus memperkukuh kedudukannya di seluruh negara dengan peluasan rangkaian cawangan. Sehingga kini, 37 cawangan sudah beroperasi di seluruh Malaysia dengan sasaran mencapai 50 cawangan menjelang akhir 2026. Sejak mula bertapak, Sime Motors telah mencatatkan jualan melebihi 20,000 unit, menandakan keyakinan pengguna terhadap jenama ini. Perkembangan rangkaian serta penyelesaian pengecasan yang meluas akan memastikan pelanggan terus mendapat pengalaman jualan dan selepas jualan yang menyeluruh, sekali gus mengukuhkan komitmen BYD dalam memacu penggunaan kenderaan elektrik di Malaysia.
Tempahan bagi BYD SEAL 6 EV kini boleh dibuat di semua cawangan BYD di seluruh negara. Maklumat lanjut boleh didapati di laman web rasmi https://byd.simemotors.my atau melalui saluran media sosial BYD Sime Motors di Facebook dan Instagram. Untuk sebarang pertanyaan, pelanggan boleh menghubungi Perkhidmatan Pelanggan BYD Sime Motors di talian 1300-38-1888.
Kerajaan Negeri Selangor hari ini telah merasmikan Ekspo Ekonomi Kreatif Selangor 2025 (SCEE25), sebuah acara bersejarah bertemakan “Re:Imagine Selangor – Creativity is the New Economy.” Majlis ini disempurnakan oleh DYMM Tengku Permaisuri Selangor Tengku Permaisuri Hajah Norashikin bersama YB Tuan Mohd Najwan bin Halimi, EXCO Belia, Sukan dan Keusahawanan Selangor merangkap Pengerusi Jawatankuasa Tetap Ekonomi Kreatif Negeri Selangor yang menandakan bermulanya era baharu dalam pertumbuhan industri kreatif negeri.
Pelan Tindakan Ekonomi Kreatif yang dilancarkan merangka hala tuju selama sepuluh tahun untuk menjadikan Selangor sebagai hab kreatif serantau dengan sasaran sumbangan KDNK sebanyak RM20 bilion menjelang 2035. Pelan ini memberi tumpuan kepada inovasi, keusahawanan, eksport, pengukuhan bakat tempatan, akses kepada platform kreatif serta pemartabatan identiti negeri melalui pemeliharaan warisan, pelancongan dan penglibatan masyarakat. Bagi mencapai matlamat ini, enam pemangkin utama telah dikenal pasti termasuk pembangunan bakat, pemerkasaan digital, pembiayaan, kesiapsiagaan infrastruktur, akses pasaran dan tatakelola yang mantap.
SCEE25 yang berlangsung pada 23 hingga 24 September 2025 di Pusat Konvensyen MBSA Shah Alam menjadi platform utama pengaktifan Pelan Tindakan ini dengan pengisian merangkumi sesi townhall, forum, bengkel, platform pemadanan perniagaan B2B, B2G dan B2C melalui CRE8Biz Xchange, peluang pembiayaan melalui CRE8Fund, persembahan serta pameran interaktif di CRE8Stage selain sesi rangkaian dan pemeteraian MoU yang menonjolkan kerjasama strategik pelbagai pihak.
Ekonomi kreatif dilihat bukan lagi terbatas kepada seni dan budaya semata-mata sebaliknya menjadi pemacu inovasi, penciptaan pekerjaan bernilai tinggi, pengukuhan pelancongan dan pembinaan identiti global bagi Selangor. Pada tahun 2022 industri kreatif negeri telah menyumbang kira-kira RM8 hingga RM10 bilion kepada KDNK dengan potensi pertumbuhan pesat dalam sektor media digital, filem, reka bentuk, seni budaya dan warisan. Melalui pelan ini Selangor berhasrat untuk menggandakan sumbangan tersebut menjelang 2035 sambil membangunkan ekosistem yang inklusif, bersedia menghadapi cabaran masa depan serta berdaya saing di peringkat antarabangsa.